Doktrin Aswaja di Bidang Sosial-Politik
Oleh : Prof. DR. KH. Said Aqil Siroj
Berdirinya suatu negara merupakan suatu keharusan dalam suatu komunitas umat (Islam). Negara tersebut dimaksudkan untuk mengayomi kehidupan umat, melayani mereka serta menjaga kemaslahatan bersama (maslahah musytarakah). Keharusan ini bagi faham Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) hanyalah sebatas kewajiban fakultatif (fardhu kifayah) saja, sehingga –sebagaimana mengurus jenazah– jika sebagian orang sudah mengurus berdirinya negara, maka gugurlah kewajiban lainnya.
Baca selebihnya »
Susunan Bacaan Tahlil
Tahlil atau tahlilan sudah menjadi tradisi kaum muslimin di Indonesia, utamanya warga Nahdlatul Ulama (NU) sebagai penganut paham Ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) sebagai upaya bertawashul kepada Allah SWT untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia atau ahli kubur pada umumnya,
Tahlil secara lughat berarti bacaan لاإله إلاالله (Lailaha illallah) seperti halnya Tasbih berarti bacaan سبحان الله (Subhanallah), Tahmid bacaan الحمد لله (Alhamdulillah) dan lain sebagainya.
Baca selebihnya »
Puasa Meneguhkan Jiwa Muslim
Jakarta, nureog
Meski panas terik semakin menyengat kala siang di musim kemarau ini, namun bukan berarti umat Islam harus meninggalkan atau membatalkan puasanya. Justru teriknya cuaca merupakan ujian yang semakin mempertebal keimanan orang-orang mukmin bila dapat melewatinya sambil berpuasa.
Dulu pun di zaman Rasulullah SAW justru umat Islam mengadapi beberapa beberapangan di bulan Ramadhan. Dalam cara yang tradisional, perang benar-benar ujian berat bagi siapa pun yang sedang berpuasa.
Baca selebihnya »
Tugas Berat Lima Tahun Kedepan
PEMILIHAN Presiden, kalau kita bisa mempercayai hasil quick count sudah dapat diketahui siapa yang terpilih. Tetapi, kalau harus menunggu perhitungan KPU, baru tanggal 8 Agustus nanti diumumkan. Dalam kurun waktu sebulan itu, bahkan mestinya sampai Oktober nanti, ada saja permasalahan yang mungkin harus memperoleh kepastian, sementara antara SBY dan JK, sebagai Presiden/Wakil Presiden mungkin sudah tidak efektif lagi.
Karena itu, alangkah eloknya, kalau KPU bisa mempercepat hasil penghitungan Pilpres, sehingga secara moral, seluruh jalannya pemerintahan berada di satu tangan, yaitu Presiden incumbent dan sekaligus Presiden terpilih. Peran Wapres, secara moral menjadi sekedar formalitas.
Baca selebihnya »
Privatisasi Pendidikan Cenderung Abaikan Hak Anak
Semarang, Nureog
Menguatnya privatisasi pendidikan selain mendorong semakin mahalnya biaya pendidikan juga cenderung mengabaikan hak-hak anak selama mereka mengikuti proses pendidikan.
Pengelola Kelompok Bermain Pandan Wangi Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, N.F. Halinawati mengatakan, Rabu (8/7). Menurutnya, pelanggaran hak anak itu bentuknya tidak lagi didominasi bersifat fisik, tetapi psikis.
Menurut dia, pelanggaran itu misalnya anak dipaksa menguasai pengetahuan atau keterampilan tertentu yang tidak sesuai dengan kapasitas pertumbuhan dan perkembangannya.
Baca selebihnya »
Bawaslu : Pilpres Banyak Pelanggaran
Jakarta – Reog
Dalam proses pilpres yang digelar hari ini, Bawaslu menemukan banyak pelanggaran. Bawaslu akan mengkaji semua dugaan pelanggaran tersebut.
Anggota Bawaslu Wahidah Suaib menyatakan pihaknya banyak menemukan pelanggaran yang terjadi. Dari laporan yang diterima dari Panwaslu yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelanggaran tersebut diantaranya dugaan money politic yang terjadi di kecamatan Kragan, Jawa Tengah.
Baca selebihnya »
NU Babak Belur, Akhir Politik Kiai?
Surabaya, Reog -
Nahdlatul Ulama babak belur di kandangnya. Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto, sejoli yang berhasil membuat para kiai di Jawa Timur bersatu, ternyata kalah telak melawan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Rabu (8/7/2009).
Sebut saja di tempat pemungutan suara sekitar tiga pondok pesantren besar di Jombang. Di Tebuireng yang diasuh KH Solahuddin Wahid, pasangan SBY-Boediono justru menang telak. Di TPS 8 Tebuireng tempat Gus Solah menyontreng, SBY-Boediono mendapatkan 141 suara, sedang pasangan JK-Wiranto mengantongi 98 suara, dan pasangan Mega-Pro hanya mendapatkan 9 suara.
Baca selebihnya »
Pendidikan Nasional Belum Perhatikan Individual Diferrences
Jakarta, Reog
Kemampuan dan kecerdasan intelektual para siswa sangat beragam. Akan tetapi, menurut Gurubesar Psikologi Pendidikan Universitas Indonesia Prof Dr Reni Akbar Hawadi sistem pendidikan nasional belum optimal memperhatikan individual deferrences peserta didik.
Akibatnya pendidikan yang diterima dirasakan tidak sesuai dengan kebutuhan individu sehingga berujung pada rendahnya daya saing individu di dunia kerja, kata Reni Akbar Hawadi di kampus UI Depok, belum lama ini.
Lebih lanjut perempuan yang pernah menjadi konsultan bidang pendidikan anak berbakat dan berkemampuan luar biasa ini menjelaskan ketidaktepatan antara jenis sekolah dengan kemampuan umum (kecerdaasn intelektual) peserta didik turut berkontribusi pada meningkatnya pengangguran, daya saing serta indeks pertumbuhan manusia Indonesia yang rendah.
Baca selebihnya »
Wapres Tutup secara Resmi Kongres IPNU & IPPNU
Brebes, NUreog
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menepati janjinya. Orang nomor dua di Indonesia itu akhirnya menutup secara resmi rangkaian Kongres IPNU dan IPPNU di Pesantren Al Hikmah 2, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (23/) sore.
Wapres sebelumnya bertolak dari Jakarta, Cirebon (Jawa Barat) dan langsung menuju Brebes hanya untuk menghadiri sekaligus menutup Kongres itu. Kunjungan singkatnya yang tak lebih dari satu jam itu diterima langsung sang tuan rumah, Pengasuh Pesantren, KH Masruri Abdul Mughni.
Baca selebihnya »
LPKNU Gelar Seminar Diabetes Melliltus
Jakarta, NUreog
Penyakit diabetes, atau kalangan awam menyebutnya sebagai sakit kencing manis menjadi ancaman serius di Indonesia. Pada tahun 2000, diperkirakan terdapat 8.4 juta jiwa penderita. Jumlah tersebut diperkirakan akan mencapai 21.3 juta jiwa pada tahun 2030, yang menempatkan Indonesia urutan ke empat di dunia.
Lembaga Pelayanan Kesehatan (LPK-NU) berupaya membantu masyarakat tentang seluk beluk upaya untuk mencegah dan mengatasi penyakit ini dengan mengundang para ahli kedokteran agar warga NU bisa terhindar dari penyakit ini dengan menggelar seminar Diabetes Mellitus pada Selasa, (23/6) di gedung PBNU. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara pra muktamar NU.
Baca selebihnya »